Warga Desa Muara Jaya Gruduk Kantor Camat Kumun Debai

Jambireview.com, Sungaipenuh – Puluhan warga masyarakat Desa Muara Jaya Kecamatan Kumun Debai Kota Sungai Penuh gruduk Kantor Camat Kumun Debai. Selasa (24/20). Aksi ini menolak hasil musrenbang desa yang telah dilaporkan kades ke kantor camat kumun debai.

Jekmiko, Anggota Badan Permusyawarahan Desa (BPD) mengatakan dalam penyusunan APBDes Desa kades tidak pernah mengikuti tahapan dimana musrenbangdes tanpa adanya musyawarah di tingkat dusun (Musdus) dan dalam musrenbangdes 2020 kades juga tidak pernah memaparkan pencapaian kinerja pemerintah desa di tahun 2019.

“Untuk menyusun APBDes kades tidak mengikuti tahapan dari musdus langsung melaksanakan musrenbangdes dan capaian kinerja pemerintah di tahun sebelumnya juga tidak pernah di sampaikan ke masyarakat” ujarnya.

Selain itu dedi masyarakat desa muara jaya juga menambahkan masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan Apbdes selain itu masyarakat juga tidak tau apa saja program kerja pemerintah desa muara jaya tahun 2020 dalam Apbdes sedangkan Untuk Apbdes Desa muara jaya telah diserahkan pemerintah desa ke kecamatan.

“kami masyarakat tidak pernah dilibatkan dalam penyusunan Apbdes di beri kesempatan untuk memberi usulan dalam penyusunan Apbdes dan kades juga tidak pernah memaparkan apa saja rencana pembangunan desa muara jaya untuk tahun 2020 dan tanpa setau masyarakat Apbdes desa muara jaya telah di serahkan ke kecamatan” tambah dedi.

Ditambahnya dari hasil pertemuan dengan camat kumun debai Bovi Handrianto menjanjikan akan mengadakan mediasi dikantor camat pada hari kamis (26/03) Mendatang dan akan menghadirkan pemerintah desa muara jaya, BPD, Lembaga Adat, Karang taruna, Dan masyarakat desa muara jaya.

Sementara itu Bhabinkamtibmas kecamatan kumun debai Bripka Idham mengatakan silahkan menyalurkan aspirasi tentunya sesuai dengan koridor aturan dan perundang undangan yang berlaku tentu tetap harus menjaga ketertiban bersama.

“Silahkan menyampaikan aspirasi sesuai dengan koridor aturan dan undang-undang yang berlaku dan tetap menjaga ketertiban” pungkasnya. (Kir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *