Tolak UU Cilaka! Demo Mahasiswa Kerinci-Sungaipenuh Pecah dan Berakhir Keos.

Jambireview.com, Sungaipenuh – Soal Omni Bus Law, Aliansi Mahasiswa Kerinci-Sungaipenuh menggeruduk Kantor DPRD Kerinci untuk melakukan tuntutan menolak UU Omni Bus Law.

Tuntunan yang disampaikan mahasiswa yaitu meminta DPRD Kabupaten Kerinci untuk menyurati Sekretariat Jendral DPR-RI untuk menolak UU Omni Bus Law tersebut. Hal ini disampaikan sampaikan oleh salah satu mahasiswa yang mewakili untuk menyampaikan aspirasi.

Namun aspirasi belum tersampaikan dikarenakan aksi demonstrasi sudah terjadi bentrok dan berakhir Keos.

“Kami hanya meminta Dewan Kerinci untuk menyurati Sekretariat Jendral DPR-RI untuk menolak UU Cilaka itu,” ungkap Afyantori Sekum HMI Kerinci.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, pihak DPRD Kabupaten Kerinci berjanji untuk menyurati Sekretariat Jendral DPR-RI.

Edminuddin mengatakan, “kita menyurati Sekretariat Jendral DPR-RI sesuai permintaan dari adek-adek mahasiswa,” katanya.

Dari pantauan di lapangan, didapat informasi bahwa dari insiden ini ada sekitar belasan mahasiswa luka-luka yang kemudian dilarikan ke Rumah Sakit. Hal ini dibenarkan oleh Afyantori.

“Ya, ada belasan mahasiswa yang luka-luka. Kita meminta pihak Kepolisian untuk bertanggung jawab terhadap kawan-kawan yang luka,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Kerinci AKBP. Anton Wahyu Nugroho saat dikonfirmasi mengatakan akan bertanggungjawab terhadap yang luka-luka, dan segera akan dilakukan indentifikasi berapa orang jumlah nya.

“Kita bertanggung jawab dan akan mengobati yang luka-luka, terlebih daluhu akan kita identifikasi dulu beberapa orang,” ucapnya. (Kir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *