Fikar : Ekonomi Kerakyatan Menjadi Salah Satu Fokus Program

Jambireview.com, Sungaipenuh – Jelang Pilwako Sungai Penuh, Selain memikirkan strategi kemenangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Sungai Penuh, Fikar Azami dan Yos Adrino juga memikirkan hal penting dalam membangun Kota Sungai Penuh.

Beberapa hal yang saat ini menjadi buah pikiran keduanya, serta akan diwujudkan pada saat menjabat menjadi Walikota Sungai Penuh dan Wakil Walikota Sungai Penuh nantinya yakni peningkatan ekonomi kerakyatan di Kota Sungai Penuh.

Seperti bagaimana diketahui Kota Sungai Penuh merupakan Kota yang baru saja terbentuk perlu harus banyak pengembangan, terutama disektor ekonomi dalam bentuk perdagangan, baik berbentuk besar maupun dalam bentuk UMKM.

Calon Walikota Sungai Penuh, Fikar Azami menyebutkan sejauh ini perekonomian masyarakat baik sektor pasar, UMKM dan usaha kecil sejauh ini sudah bergerak di Kota Sungai Penuh.

“Namun jangan membuat kita puas, tapi harus ditingkatkan lagi. semua kendala dari perkembangan usaha masyarakat telah jadi buah pikiran kita,”ungkapnya.

Dikatakannya, ada banyak hal yang jadi perhatian dan peningkatan yang akan dilakukan pihaknya, seperti dalam hal Modal usaha. Selama ini sejumlah masyarakat punya keinginan untuk memulai usaha, namun kesulitan dalam memperoleh modal usaha.

“Ini nanti jadi pertimbangan kita, paling tidak kita akan alokasikan dana cukup mumpuni di Dinas Koperasi dan UMKM untuk bisa memodali penggiat usaha yang berbentuk UMKM. Jasa pinjaman saja berani kasih pinjaman bunga rendah masa kita tidak, untuk menghindari pengusaha terlilit hutang dan bangkrut,”sebutnya.

Selanjutnya, izin usaha bagi para pengusaha yang merupakan masyarakat Kota Sungai Penuh nantinya lebih dimaksimalkan dan jadi prioritas pihaknya, agar tidak menjadi batu sandungan bagi masyarakat untuk membuka usaha.

“Untuk Lokasi atau tempat usaha perdagangan juga harus mumpuni, seperti pasar tanjung bajure harus direnovasi dan lebih ditingkatkan. Bahkan, kedepan jika tidak halangan Kincai Plaza bisa kita upayakan jadi Ikon perdagangan kita,”jelasnya.

Selain itu, ditambahkannya beberapa objek perdagangan lain juga akan dikembangkan, seperti pasar beringan, Minum Kawo Square untuk mempercepat roda perekonomian masyarakat di Bidang perdagangan.

“Revitalisasi Pasar Rakyat juga akan kita laksanakan, tentunya dengan mengutamakan nilai kearifan lokal,”sebutnya.

Ditanya terkait Investor, Fikar menjelaskan dalam menunjang perekonomian masyarakat keberadaan investor juga sangat penting.

“Tapi dengan ketentuan taat pajak dan memanfaatkan pekerja putra daerah. Banyak masyarakat kita yang pintar dan perlu diberdayakan kemampuannya, tidak hanya sebatas menjadi staf biasa saja,”tegasnya. (Kir)