Ditunjuk Sebagai Pilot Projects New Normal, Ini Kata Bupati Adirozal

Jambireview.com, Sungaipenuh – Kabupaten Kerinci merupakan salah satu dari 124 Kabupaten/Kota, yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai Pilot Projects untuk dilaksanakan New Normal atau tatanan kehidupan baru di Provinsi Jambi ditengah Pandemi Covid-19. New Normal berarti mengarah pada masyarakat yang aman dari Covid-19.

Ketika di konfirmasi awak media, Kamis (28/5/2020), Bupati Kerinci Adirozal mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh dari media dan wawancara dengan Pj Sekda Provinsi Jambi membenarkan hal ini. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh setelah memperhatikan kondisi Kabupaten Kerinci saat ini tidak terjadi peningkatan yang terkena Covid-19.

“Alhamdulillah Kabupaten Kerinci mulai dari 23 Mei tidak ada kasus positif Covid-19, PDP juga tidak ada dan ODP hanya sekitar 30. Kemungkinan ini yang menjadi salah satu alasan dari pemerintah pusat menunjuk Kerinci untuk dijadikan New Normal,” ungkap Bupati Adirozal.

Lebih lanjut Bupati Adirozal menuturkan, dengan penetapan dari pemerintah pusat ini tentunya semua komponen mengucapkan terima kasih, karena berkat kerjasama selama ini dan edukasi yang baik ke masyarakat. Maka disatu sisi masyarakat memiliki Imunitas meningkat, kepercayaan diri meningkat dan keimanan juga meningkat tentunya.

“New Normal ini tidak serta merta semuanya dibuka tetapi ada tahapannya, kemungkinan Sekolah adalah termasuk yang terakhir. Karena kita beririsan dengan kota Sungai Penuh, anak-anak kita ada yang sekolah di kota Sungai Penuh, Guru-guru kita juga ada yang dari kota Sungai Penuh, maka apabila nanti kondisinua sudah betul-betul Normal baru kita buka semuanya,” beber Bupati Adirozal.

Berkaitan dengan Pariwisata, ditambahkan Bupati dua periode ini, bahwa Pariwisata bukan hanya Objek Wisata saja, maka Hotel harus dibuka, kuliner tetap jalan, sektor lain juga serta pemerintah harus tetap jalan, tentunya dengan mengikuti Protokol Kesehatan.

“Masjid-masjid harus tetap dibuka, sholat Jumat tetap dilaksanakan di Masjid, jangan sampai Covid-19 selesai, iman kita juga selesai, tentu hal ini tidak kita inginkan. Inshaallah dengan doa dan upaya kita bersama Kabupaten Kerinci akan kembali menjadi normal,” tutup Adirozal. (Kir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *