Monthly Archives: Mei 2020

Bupati Kerinci Pantau Langsung Pelaksanaan Rapid Test

Jambireview.com, Sungaipenuh – Bupati Kerinci Adirozal didampingi Wakil Bupati Ami Taher bersama Forkopimda, Pj Sekda dan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kerinci, turun langsung melakukan Peninjauan dan Pemantauan pelaksanaan Rapid Test di Pasar Tradisional Semurup dan Kersik Tuo, Sabtu (30/05/2020).

Rombongan yang berangkat bersama dengan mengunakan Bus Pemda tersebut, sesampainya di pasar langsung melakukan Sosialisasi. Bahkan di tengah-tengah pasar tersebut Bupati Adirozal tampak marah-marah terhadap pedagang dan pengunjung yang tidak memakai masker dan langsung di kasih masker.

Bupati Kerinci Adirozal mengatakan disamping untuk melihat pelaksanaan Rapid Test secara acak di pasar, hal ini juga dilakukan untuk mengedukasi masyarakat dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar tetap memakai masker.

“Makanya kita sediakan masker bagi masyarakat yang tidak memakai masker, baik itu pedagang maupun pengunjung. Jika nantinya masih juga tidak memakai masker, maka kita suruh pulang dan tidak berlama-lama di pasar,” tegas Bupati Adirozal.

Ditambahkan Bupati Adirozal, dalam memutus mata rantai Penyebaran Virus Corona (Covid-19), beginilah salah satu cara yang dilakukan Pemkab Kerinci dalam mengedukasi masyarakat.

“Kita tidak mungkin menutup pasar, karena ini merupakan interaksi antara pedagang, yakni petani yang menjual sayur-sayuran, buah-buahan, beras dan yang lainnya, serta masyarakat yang sekali seminggu ke pasar, mereka sangat butuh pasar. (Kir)

Terkait Pjs Kades, Ini Kata Bupati Adirozal

Jambireview.com, Sungaipenuh  – Sebelum ini, terdapat 153 Desa di Kabupaten Kerinci yang masa jabatan Kepala Desanya telah berakhir dan bahkan belum memiliki Pjs Kades.

Hal ini tentunya berpengaruh pada lambannya pengambilan kebijakan dalam program pembnagunan desa, dan kurang efektifnya pelayanan terhadap masyarakat Desa.

Selain lambannya pengambilan kebijakan dalam program pembangunan Desa dan pelayanan masyarakat jadi kurang efektif, Desa yang belum memiliki Pjs Kades juga tidak dapat menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa untuk warga kurang mampu yang terdampak CoVid-19.

Terkait hal ini, Bupati Kerinci Adirozal, mengatakan bahwa selama ini terdapat kendala dalam penetapan Pjs Kades untuk 153 Desa di Kabupaten Kerinci yang Kadesnya telah habis masa jabatan.

Diantaranya, ada Desa yang hanya mengusulkan 1 Calon Pjs Kades, yang seharusnya minimal ada 2 calon yang harus diajukan.

“Tentunya hal ini harus kita minta Desa mengusulkan 1 calon tambahannya,” ujar Bupati.

Kemudian, ada juga calon yang memerlukan waktu mempertimbangkan untuk ditetapkan sebagai Pjs Kades.

“Karena, saat mereka menjabat sebagai Pjs Kades nanti, mereka tidak boleh menerima tunjangan Kepala Desa,” terang Bupati.

Namun, sambung orang nomor Satu di Bumi Sekepal Tanah Surga ini bahwa, Satu minggu yang lalu, sudah ada 73 Desa yang telah ditandatangani SK penetapan Pjs Kades.

“Bahkan pada hari ini, beberapa Desa sudah dilakukan pelantikan Pjs Kadesnya,” paparnya.

Untuk sisanya, Bupati menegaskan bahwa akan secepatnya segera diselesaikan.

“Desa lainnya akan menyusul, jika tidak ada kendala lagi maka akan segera dikeluarkan SK penetapan PJS Kades-nya,” sebutnya.

Untuk diketahui pada Kamis (28/05/2020) kemarin, beberapa Desa sudah dilantik Pjs Kades oleh Camat. Seperti di Kecamatan Siulak terdapat 5 Pjs Kades yang dilantik. Selanjutnya, di Kecamatan Air Hangat, terdapat 8 Pjs Kepala desa yang dilantik dan Kecamatan Air Hangat Timur 8 Pjs Kades, serta sebelumnya 3 Pjs Kades di Kecamatan Danau Kerinci juga telah dilantik.

Pemkot Ikuti Halal Bi Halal Virtual Bersama Pemprov Jambi

Jambireview.com, Sungaipenuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh mengikuti kegiatan halal bI halal secara virtual bersama pemerintah Provinsi Jambi dan pemerintah kabupaten/kota, serta jajaran Kamenag, Kamis (28/5).

Walikota diwakili Wakil Walikota H.Zulhelmi didampingi Pj Sekda, Alpian, SE.MM, Kamenag Sungai Penuh, Pahrizal, S.Ag, MM dan sejumlah pejabat Pemkot Sungai Penuh, hadir pada halal bI halal online dengan tema
‘Tidak bersalaman bukan berarti tidak bermaaf-maafan’ itu.

Usai menyampaikan salam halal bI halal, maaf lahir dan Bathin, Wawako Zulhelmi yang mewakili Walikota tidak ketinggalan menyampaikan kondisi terkini di Kota Sungai Penuh pasca Ramadhan dan Idul Fitri. (Hms)

Ditunjuk Sebagai Pilot Projects New Normal, Ini Kata Bupati Adirozal

Jambireview.com, Sungaipenuh – Kabupaten Kerinci merupakan salah satu dari 124 Kabupaten/Kota, yang ditunjuk pemerintah pusat sebagai Pilot Projects untuk dilaksanakan New Normal atau tatanan kehidupan baru di Provinsi Jambi ditengah Pandemi Covid-19. New Normal berarti mengarah pada masyarakat yang aman dari Covid-19.

Ketika di konfirmasi awak media, Kamis (28/5/2020), Bupati Kerinci Adirozal mengatakan berdasarkan informasi yang diperoleh dari media dan wawancara dengan Pj Sekda Provinsi Jambi membenarkan hal ini. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh setelah memperhatikan kondisi Kabupaten Kerinci saat ini tidak terjadi peningkatan yang terkena Covid-19.

“Alhamdulillah Kabupaten Kerinci mulai dari 23 Mei tidak ada kasus positif Covid-19, PDP juga tidak ada dan ODP hanya sekitar 30. Kemungkinan ini yang menjadi salah satu alasan dari pemerintah pusat menunjuk Kerinci untuk dijadikan New Normal,” ungkap Bupati Adirozal.

Lebih lanjut Bupati Adirozal menuturkan, dengan penetapan dari pemerintah pusat ini tentunya semua komponen mengucapkan terima kasih, karena berkat kerjasama selama ini dan edukasi yang baik ke masyarakat. Maka disatu sisi masyarakat memiliki Imunitas meningkat, kepercayaan diri meningkat dan keimanan juga meningkat tentunya.

“New Normal ini tidak serta merta semuanya dibuka tetapi ada tahapannya, kemungkinan Sekolah adalah termasuk yang terakhir. Karena kita beririsan dengan kota Sungai Penuh, anak-anak kita ada yang sekolah di kota Sungai Penuh, Guru-guru kita juga ada yang dari kota Sungai Penuh, maka apabila nanti kondisinua sudah betul-betul Normal baru kita buka semuanya,” beber Bupati Adirozal.

Berkaitan dengan Pariwisata, ditambahkan Bupati dua periode ini, bahwa Pariwisata bukan hanya Objek Wisata saja, maka Hotel harus dibuka, kuliner tetap jalan, sektor lain juga serta pemerintah harus tetap jalan, tentunya dengan mengikuti Protokol Kesehatan.

“Masjid-masjid harus tetap dibuka, sholat Jumat tetap dilaksanakan di Masjid, jangan sampai Covid-19 selesai, iman kita juga selesai, tentu hal ini tidak kita inginkan. Inshaallah dengan doa dan upaya kita bersama Kabupaten Kerinci akan kembali menjadi normal,” tutup Adirozal. (Kir)

Bupati Adirozal : Hasil 84 Rapid Test Pegawai Pemkab Kerinci Non Reaktif dan Rapid Test Hari Ini Belum Ada Hasil

Jambireview.com, Sungaipenuh – Setelah adanya pegawai Honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kerinci yang dinyatakan positif Covid-19 hasil uji Swab beberapa waktu lalu, dalam tiga hari ini Pemkab Kerinci gencar melaksanakan Rapid test bagi PNS dan pegawai dilingkup Pemkab Kerinci.

Hingga sejauh ini, sebanyak 84 pegawai dilingkungan Pemkab Kerinci telah menjalani Rapid test tersebut.

“Pada Selasa kemarin (26/5/2020) ada 44 pegawai yang jalani Rapid Test, Rabu (27/5) 40 pegawai ikuti rapid tes, hari ini belum ada datanya,” ungkap Bupati Kerinci Adirozal, Kamis (28/5/2020).

Berdasarkan hasil rapid tes yang dilaksanakan dua hari ini, lanjutnya tidak ada pegawai Pemkab Kerinci yang terpapar Covid-19.

“Hasilnya Non reaktif atau negatif,” sebutnya.

Sementsra itu, Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermendizal menjelaskan Rapid tes digelar dalam usaha untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai Penyebaran Covid-19 di Kerinci.

“Semua kita perlu waspada, yang jelas Rapid test dilaksanakan secara gratis,” sebutnya. (Kir)

Pemkab Kerinci Lakukan Rapid Test Terhadap Puluhan Pedagang dan Pengunjung Pasar Hiang

Jambireview.com, Sungaipenuh – Pemerintah Kabupaten Kerinci melalui Dinas Kesehatan melakukan Rapid test terhadap 34 orang pedagang maupun pengunjung Pasar Hiang, Kecamatan Sitinjau Laut, Kamis (28/5/2020).

Rapid test ini dilakukan sebagai upaya Pemkab Kerinci dalam mendeteksi dini masuknya virus ke dalam tubuh, serta sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) dari klaster pasar.

Wakil Bupati Kerinci Ami Taher mengatakan, dari 34 orang yang menjalani rapid test hari ini, semuanya menunjukkan hasil Non Reaktif atau Negatif.

“Syukur alhamdulillah, 34 orang yang di Rapid test hari ini hasilnya negatif semua,” Ucap Wabup.

Ditambahkan Ami Taher, pelaksanaan Rapid test di pasar untuk meyakinkan pemerintah serta masyarakat, bahwa pengunjung dan pedagang pasar aman bagi penyebaran virus Corona.

“Kita memilih pasar sebagai lokasi Rapid test dikarenakan pasar merupakan tempat berkumpulnya masyarakat,” tutup Ami Taher. (Kir)

Bupati Adirozal Ikuti Halal bi Halal Pemerintah Provinsi Jambi Secara Virtual

Jambireview.com, Sungaipenuh – Bupati Kerinci Adirozal ikuti kegiatan Halal bi halal Pemerintah Provinsi Jambi bersama Bupati/Walikota se-Provinsi Jambi secara digital atau Virtual, Kamis (28/05/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kerinci sampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H /2020 M atas nama pribadi dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kerinci.

“Minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin,” ucap Bupati.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Jambi, Fachori Umar mengatakan kegiatan Halal bi halal secara virtual via video conference ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah Pemprov Jambi.

“Ini pertama kali halal bi halal bentuknya vidcon, tapi yang penting pesan sampai ke hati dan pikiran, meski secara fisik tidak bisa bertemu, tapi masih bisa saling memaafkan. Semoga semakin memperkuat tali silaturahmi dan persaudaraan, kita juga berharap pandemi ini akan segera berakhir,” ucap Fachrori.

Turut mendampingi Bupati pada kegiatan Halal bi halal via video conference ini, Wakil Bupati Ami Taher, Pejabat Sekretaris Daerah Asraf, Asisten Pemerintahan dan Kesra Zufran serta Kepala Kemenag Kabupaten Kerinci Hardiman. (Kir)

Sekda Alpian Pimpin Evaluasi Tanggap Darurat Covid 19

Jambireview.com, Sungaipenuh – Pemerintah Kota Sungai Penuh terus waspada dan siaga dalam pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 berikut dampak sosial.

Pasca penetapan status Tanggap darurat bencana non alam Covid-19 beberapa waktu lalu, Pemkot bersama jajaran TNI dan Polri bergerak aktif di lapangan. Berbagai langkah dan terobosan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 telah dilaksanakan.

Untuk memastikan efektivitas dan efisiensi dari setiap gerakan lapangan itu, sekaligus menentukan langkah terukur kedepannya, Pemkot melalui gugus tugas menggelar rapat evaluasi tanggap darurat Covid -19, Rabu (27/5).
Walikota Sungai penuh diwakili Sekda, Alpian, SE.MM, memimpin langsung rapat yang dihadiri para kepala SKPD terkait dan unsur TNI serta Polri tersebut.

Dalam rapat itu, Sekda Alpian meminta pemaparan dari setiap bidang gugus tugas terkait capaian kinerja, kendala yang dihadapi dan langkah yang akan ditempuh kedepannya oleh setiap bidang gugus tugas.

Para koordinator bidang gugus tugas dan kepala SKPD terkait menyampaikan secara bergantian langkah yang ditempuh berikut kendala dan langkah lanjutan.

Dinas sosial mengungkapkan, sejauh ini telah selesai mendistribusikan bantuan pangan tahap pertama dan tahap kedua, namun masih ditemukan sejumlah KK yang masih tercecer alias belum terdata sebagai penerima bantuan.Sebab itu, dinas sosial mengusulkan agar KK yang tercecer tersebut bisa di data sebagai penerima bantuan pangan.

Sementara itu, Kasat pol PP , mengungkapkan, telah melaksanakan penertiban pasar, pemberlakuan jam malam dengan lancar tanpa ada kendala berarti, namun demikian saat ini muncul lagi pedagang dadakan diseputaran lapangan merdeka yang harus ditertibkan.

Dinas perhubungan sejauh ini telah mendirikan posko cuek point di perbatasan , memasang portal jalan tikus, melakukan himbauan kepada masyarakat, patroli dan penyemprotan disinfektan.

Dinas perindag mengungkapkan akan terus mendorong penerapan protokol kesehatan di kawasan pasar yang sejauh ini belum optimal. Dinas Perindag bersama dinas perhubungan juga akan melakukan penyekatan pintu masuk pasar untuk menghindari penumpukan pedagang dan pembeli.

Di bagian lain, dinas Pemdes mengungkapkan jika BLT Dana Desa sejauh ini telah tersalur seluruh desa dalam kota sungai penuh.

Sekda Alpian mengingatkan agar gugus tugas tetap waspada dan aktif merespon setiap perkembangan yang terjadi di lapangan supaya tugas penanganan CoVid 19 bisa berjalan optimal dan dirasakan oleh masyarakat secara luas. (Kir)

Hindari Penyebaran Covid-19 Saat Lebaran, Bupati Adirozal Tutup Objek Wisata Milik Pemkab Kerinci

Jambireview.com, Sungaipenuh – Hari raya Idul Fitri 1441 H/2020 M ini memang terasa berbeda. Pasalnya, lebaran tahun ini berada pada kondisi penanganan covid-19.

Bukan hanya itu saja, akan tetapi perbedaan juga terlihat disejumlah titik objek wisata di Kabupaten Kerinci. Bagaimana tidak, biasanya saat libur lebaran ini sejumlah objek wisata Kerinci selalu dipenuhi pengunjung bahkan sampai mengakibatkan kemacetan.

Tak khayal, saat lebaran Kerinci juga pernah dijuluki sebagai parkir termahal di Dunia. Hal itu disebabkan, mahalnya karcis parkir yang dimanfaatkan oknum untuk meraih keuntungan ditengah banyaknya pengunjung.

Namun pada lebaran kali ini, untuk menghindari penyebaran covid-19 terus bertambah. Pemerintah Kabupaten Kerinci memutuskan, untuk menutup lokasi objek wisata milik Pemkab Kerinci.

Bupati Kerinci, Adirozal, dikonfirmasi mengakui bahwa melihat kondisi saat ini, jadi wisata milik Pemkab Kerinci belum dibuka. “Iya, ditengah kondisi pandemi saat ini. Sejumlah objek wisata milik Pemkab Kerinci, kita tutup,” tegasnya.

Hal ini mengingat, jika objek wisata dibuka tentunya ini akan terjadinya tempat kerumunan warga. Kondisi seperti itu, akan menjadi rawan dan dengan mudahnya terjadinya penyebaran virus Corona.

Namun bagaimana dengan objek wisata yang milik swasta? Orang nomor Satu di Bumi Sekapal Tanah Surga ini menghimbau kepada pemilik objek swasta agar tetap mengikuti SOP dan protokol kesehatan.

“Untuk swasta ikuti sop protokol kesehatan, yakni memakai masker, jika ada yang tidak memakai masker dilarang masuk. Sediakan tempat cuci tangan, dan jaga jarak,” tegasnya.

Support Tim Medis, Sekda Alpian Ikut Pantau Proses Penjemputan Pasien Covid -19

Jambireview.com, Sungaipenuh -Pemerintah Kota Sungai Penuh terus bekerja serius melakukan penanganan Covid-19.

Minggu malam (24/5), kendati masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri, Walikota diwakili Sekda Alpian, SE.MM, kembali turun ke lapangan, memantau secara langsung proses penjemputan 4 (empat) orang warga Kota Sungai penuh yang akan menjalani isolasi di rumah sakit pasca dinyatakan positif Covid-19.

Sekda Alpian didampingi Kadis Kesehatan, Kasatpol PP, Kepala Rumah Sakit H. Bakri, Kabag Humas dan Protokol, secara tidak langsung ingin memberikan dorongan semangat kepada tim medis yang tak kenal lelah sebagai garda terdepan.

Sekda Alpian juga sempat menanyakan kondisi dilapangan, terutama menyangkut kebutuhan lapangan terkait pelaksanaan tugas yang harus dipenuhi. (Hms)